{"id":660,"date":"2024-04-29T16:31:12","date_gmt":"2024-04-29T09:31:12","guid":{"rendered":"https:\/\/mapalaska.or.id\/?p=660"},"modified":"2025-01-22T14:06:43","modified_gmt":"2025-01-22T07:06:43","slug":"dari-sampah-menjadi-kebun-pemanfaatan-lahan-terbengkalai-menjadi-kebun-penghasil-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/2024\/04\/29\/dari-sampah-menjadi-kebun-pemanfaatan-lahan-terbengkalai-menjadi-kebun-penghasil-pangan\/","title":{"rendered":"Dari Sampah Menjadi Kebun : Pemanfaatan Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Penghasil Pangan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"765\" src=\"https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b-1024x765.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-662\" srcset=\"https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b-1024x765.jpg 1024w, https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b-300x224.jpg 300w, https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b-768x574.jpg 768w, https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b-1536x1148.jpg 1536w, https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b-883x660.jpg 883w, https:\/\/mapalaska.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/972d7e45-8ec7-48eb-bab3-9b2bdd84189b.jpg 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">doc.mapalaska<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">mapalaska.or.id &#8211; Mahasiswa Pecinta alam UIN Sunan Kalijaga (Mapalaska) Yogyakarta bersama Tanah Tumbuh dan komunitas Tani Ruang Kota melakukan gerakan penanaman kebun penghasil pangan dengan memanfaatkan lahan terbengkalai pada Selasa-Rabu (26-27\/12\/23), di belakang student center, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pembuatan kebun di lahan tidur ini didukung oleh IKA (Indonesia untuk Kemanusiaan) dan UIN Sunan Kalijaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berangkat dari keresahan mengenai pengolahan sampah diarea kampus dan adanya lahan terbengkalai yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah hingga pembakaran sampah, maka pengambilan beberapa tindakan dilakukan dan satu diantaranya pemanfaatan lahan terbengkalai sebagai kebun pangan yang ditanami sayuran yang dikonsumsi sehari-hari dengan konsep<em> From Garden to Kitchen.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indria Hartika Rukmana dari Komunitas Tanah Tumbuh, mengatakan penanaman kebun pangan ini dilakukan berdasarkan hasil survei kepada 91 responden civitas akademika kampus dalam penelitian Rintisan Pengolahan Sampah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah dilakukan sebelumnya. Kebun pangan ini juga dijadikan sebagai langkah awal dalam mengimplementasikan konsep green campus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Green campus merupakan sebuah upaya yang dilakukan institusi perguruan tinggi untuk menciptakan insfrastruktur kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Melalui pembuatan kebun pangan ini sendiri diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dalam&nbsp; pelestarian lingkungan di area kampus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKegiatan penanaman kebun pangan sendiri sangat bermanfaat dan tentunya akan memberikan dampak positif, karena secara tidak langsung kegiatan ini akan menambah wawasan pengetahuan baru mengenai bagaimana cara penanaman hingga merawat tanaman dengan benar\u201d Ujar Amalia Husni Irmadhani, Lingkuan Hidup (LH) Mapalaska.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penanaman ini sendiri tentunya banyak memberikan manfaat mulai dari penambahan wawasan mengenai cara membersihkan lahan, menanam, merawat, hingga pembuatan pupuk kompos. Selain itu juga menjadi wadah untuk berkumpul yang akan membangkitkan solidaritas dan memperluas jejaring sosial antar pelaku melalui proses yang dilalui di kebun pangan ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapannya teman-teman jangan lelah untuk merawat kebun yang sudah kita mulai, semoga program ini menjadi kebun pangan yang nantinya bisa kita nikmati bersama dan kami juga selalu membuka ruang untuk bergabung dan belajar bersama disini\u201d Pungkasnya<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Hesti Rokhimah<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>mapalaska.or.id &#8211; Mahasiswa Pecinta alam UIN Sunan Kalijaga (Mapalaska) Yogyakarta bersama Tanah Tumbuh dan komunitas Tani Ruang Kota melakukan gerakan &hellip; <a href=\"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/2024\/04\/29\/dari-sampah-menjadi-kebun-pemanfaatan-lahan-terbengkalai-menjadi-kebun-penghasil-pangan\/\" class=\"more-link\"><span class=\"more-button\">Continue Reading<span class=\"screen-reader-text\">Dari Sampah Menjadi Kebun : Pemanfaatan Lahan Terbengkalai Menjadi Kebun Penghasil Pangan<\/span><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":661,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21],"tags":[],"class_list":["post-660","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-terkini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/660","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=660"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/660\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":664,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/660\/revisions\/664"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mapalaska.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}