CAVEXPLORE

CAVING | EXPLORE | CAVEXPLORE #1

Musim kemarau adalah waktu yang tepat untuk melakukan penelusuran gua, menurut perkiraan BMKG 2019/2020 bulan oktober 2019 adalah penghujung musim kemarau di daerah Gunung Kidul, Pronvinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tanggal 13 Oktober 2019 kami melakukan kegiatan penelusuran gua di beberapa titik dengan tujuan ground check karena kami mendapatkan infromasi keberadaan gua disekitaran daerah Jepitu, ada beberapa gua vertikal (Luweng : Bahasa Jawa) ataupun gua horizontal (Song : Bahasa Jawa) yang kami temui memiliki sumber air / termasuk rembesan / aliran sungai bawah tanah yang sudah di manfaatkan oleh warga.

“Guanya ada airnya mas ? kalau ada airnya tolong diberitahu ya mas. “

Seorang Petani di Gunung Kidul

Masyarakat selalu berharap luweng atau gua memiliki sumber mata air untuk dimanfaatkan, adapun gua yang memiliki sumber mata air namun mengalami kesulitan dalam pengambilan /pengangkatan air secara optimal hal tersebut dikarenakan membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit dalam menejemen pengelolaan pengangkatan air.

tanggal 13 oktober 2019, waktu menunjukan pukul 14.00 saat kami memutuskan untuk kembali ke basecamp, sangat disayangkan gua yang kami jelajahi tidak memiliki sumber air yang mencukupi, tapi kami yakin kami akan menemukan gua yang memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.

waktu terus berjalan hari semakin sore kami bergegas untuk melanjutkan penelusuran di goa terakhir dalam hari itu yaitu Goa Poloro dimana goa horisontal dengan beberapa lorong yang memiliki air di dalamnya menariknya sebelum kami sampai masyarakat mencoba untuk mengangkat air dari goa tersebut menggunakan jenset berhasil namun cukup rumit menurut warga sekitar, lokasi goa tersebut berada di tengah perkebunan warga dengan dikelilingi oleh pepohonan menjadikan depan entrance goa tersebut menjadi sejuk dengan semilir angin yang berhembus, anggota kami melakukan penelusuran namun tidak semua lorong kami telusuri.