Energi Terbarukan Tenaga Angin

Posted by

Angin merupakan bentuk yang tidak langsung dari energi matahari, akan tetapi terbentuk karena perbedaan suhu akibata panas matahari yang tidak diterima merata oleh permukaan bumi (kerak bumi).

Daerah khatulistiwa menerima energi radiasi matahari lebih besar daripada didaerah kutub. Akibatnya, udara pada daerah khatulistiwa akan lebih tinggi dibandingkan dengan udara di daerah kutub.

Perkembangan teknologi menjadikan penggunaan energi angin semakin berkembang. Diantaranya, pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). Banyak PLTB yang terbangun dikepulauan dan daerah terpencil. Bahkan, ada PLTB yang mempunyai kapasitas Gigawatt (GW) yang terdiri dari beberapa kincir angintelah berhasil dibangun oleh beberapa negara didunia, yaitu Amerika serikat, Tiongkok, Spanyol, Inggris, Jerman, Denmark dan lainnya.

Tidak seperti energi fosil yang dapat menimbulkan polusi yang meningkatkan suhu global dan nuklir yang berbahaya. Energi terbarukan tenaga angin ini tidak menghasilakan polusi dan aman. Kendala yang dihadapi oleh energi terbarukan dari tingkat keekonomian yang masih sulit menandingi energi fosil, apalagi bila digunakan oleh sebuah keluarga.

Dua jenis turbin angin modern, yaitu turbin bersumbu horizontal dan turbin bersumbu vertical. Turbin bersumbu horizontal, baling-baling menghadap kearah depan seperti biasa kita lihat, sedangkan turbin bersumbu vertical, baling-balingnya menghadap keatas.

Mudah-mudahan negara tercinta ini, disuatu saat bisa memanfaatkan energi terbarukan yang melimpah dengan maksimal. Amin,..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *